All About Jenis Cat untuk Pot Bunga Plastik yang Bagus dan Harganya
Friday, July 20, 2018
Bosankah Anda dengan pot bunga plastik yang seringkali hanya berwarna hitam? Kalau jawabannya “iya”, pernahkah terpikir oleh Anda untuk mengubahnya?
Caranya mudah kok. Kan Anda tinggal mengecat saja berbagai vas bunga tersebut. Tinggal gunakan kuas, dan jadi deh kebun Anda lebih berwarna-warni dengan pot-pot cantik nan ceria.
Hanya saja, harus diakui bahwa memang tak mudah memilih jenis cat untuk pot bunga plastik yang tepat.
Apakah cat tembok bisa digunakan? Apakah cat kayu bisa digunakan? Atau pilih saja cat untuk besi? Bingung kan? Soal mengkuaskan cat memang mudah.
Tapi apa bahan finishing alias cat yang tepat untuk digunakan?
Maka dari itulah, di kesempatan ini, inspirasi mengecat akan membahas secara khusus macam atau tipe cat yang sekiranya cocok untuk pot bunga yang biasanya terbuat dari plastik.
Aneka Jenis Cat untuk Pot Bunga Plastik
Berdasarkan Tampilannya: Cat Enamel
Berdasarkan tampilannya ada berbagai hasil pengecatan. Nah, salah satu jenis cat yang terkenal karena kekhasan hasilnya adalah enamel paint atau cat enamel.
Enamel biasanya memberikan hasil mengkilap, solid color (tidak transparan), tahan cuaca (cocok untuk outdoor), dan menghasilkan lapisan yang keras.
Enamel cocok untuk vas bunga plastik kebun indoor atau outdoor. Dari bahannya, enamel bisa saja terbuat dari solvent based atau water based. Nah, yang kami sarankan adalah enamel water based untuk outdoor.
Berdasarkan Merk dan Tujuan Formulasi Cat
Untuk merknya, sebetulnya ada banyak sekali merk di pasaran. Berikut ini contoh merk cat untuk pot bunga. Khusus untuk pot plastik, Anda bisa mengandalkan nama-nama ini.- Diton PP 400 cc, harga Rp. 28.000,00 an.
- Samurai Paint Plastic 500 gram, harga Rp. 40.000 - Rp. 55.000,00 tergantung warna
- Nippon Pylox 300 cc, harga Rp. 31.000,00 hingga Rp. 45.000,-.
- Sapporo 300 ml Rp. 30.000,00 an
- Trico Paint, Kuda Terbang kemasan kecil Rp. 15.000,00 an.
- Enamel Paint Orchid Rp. 51.000,- per 400 gram.
(Harga sudah di-update per Januari 2024)
Sedangkan untuk pot yang terbuat dari tanah liat dan bahan alam, Anda bisa memakai jenis cat untuk tembok.
Sebab, keduanya memiliki sifat serupa. Kalau mau bagus, aplikasikan dulu dempul alias plamir. Merk cat tembok sudah tahu bukan? Ada Decolith, Nippon, Dulux, Avian, dan lain sebagainya.
Berdasarkan Bahannya: Cat Akrilik dan Modifikasinya
Secara umum, kami membedakan cat menjadi cat water based dan cat solvent based. Cat water based adalah cat dengan pengencer air, sedangkan cat solvent based adalah cat dengan pengencer solvent (minyak seperti spiritus dan thinner).
Sebetulnya, solvent dan plastik memiliki karakter yang bisa membuatnya menyatu dengan baik. Sebab dua-duanya dibuat dari bahan fossil.
Tetapi, kami tetap menyarankan pemakaian water based atau biasa juga disebut cat akrilik (acrylic) sebagai jenis cat untuk pot bunga plastik yang tepat. Berikut ini alasannya:
- Acrylic lebih aman untuk kesehatan Anda
- Akrilik lebih aman untuk bunga, sayur, atau tumbuhan buah di kebun Anda
Berdasarkan Tujuan Formulasinya: Cat Khusus untuk Plastik atau Multi Surface
Cat dibuat dengan beragam tujuan. Ada cat untuk kayu, ada cat untuk besi, dan lain sebagainya. Nah, akan lebih aman bila sejak awal kita memilih jenis cat untuk pot bunga plastik yang tujuannya memang untuk plastik.
Atau kalau bukan untuk plastik, setidaknya untuk multi surface (berbagai jenis bahan). Saya tidak mengatakan bahwa jenis cat yang lain tak bisa dipakai.
Ada kalanya cat-cat kayu besi dapat diterapkan untuk plastik. Tapi sekali lagi, akan lebih “mudah” bila memang produk tersebut diformulasikan untuk plastik.
Berdasarkan Metode Aplikasinya: Pylox atau Spray Paint
Pylox sebenarnya adalah produk cat dari Nippon. Hanya saja, tak jarang nama ini dipakai untuk menyebut seluruh spray paint atau cat semprot.
Nah, cat semprot sendiri formulasinya beragam. Namun yang kami sarankan adalah cat akrilik dan modifikasinya yang biasanya dibuat lebih cepat kering. Kenapa acrylic? Silahkan baca kembali di point bahan cat di atas.
Dari segi metodenya sendiri, spray paint adalah cat yang cara aplikasinya disemprotkan. Jadi, beda dengan cat yang hanya bisa dikuas atau roll. Tak semua produk cat bisa disemprot lho. Ada standar ukuran partikel dan lainnya yang harus dibuat khusus. Spray paint sendiri disarankan karena memang praktis. Coba bayangkan, lebih mudah menyemprot pot bukan daripada menguasnya satu-satu?
Cara Memilih Jenis Cat untuk Pot Bunga Plastik
Anda sudah mengetahui beberapa jenis bahan finishing yang bisa digunakan untuk vas tanaman. Nah sekarang pertanyaannya, bagaimana cara mengetahui mana produk yang tepat ketika Anda sampai di toko material atau cat khusus?
Ini tips untuk Anda.
Pertama, coba tanya dulu pada penjaga atau pemilik toko cat. Tapi jangan berharap terlalu banyak. Sebab, tak banyak orang yang mencari produk cat untuk pot. Makanya, penjual cat pun belum tentu familiar dengan kebutuhan ini.
Berikutnya, Anda juga bisa mengecat tipe hasil pengecatannya. Apakah hasilnya enamel atau hasilnya transparan? Tentu tidak cocok bukan bila vas plastik Anda dicat dengan cat transparan seperti cat-cat kayu?
Selanjutnya, lihat apakah cat tersebut untuk outdoor atau indoor. Jangan memilih jenis cat untuk pot bunga plastik indoor kecuali pot tersebut memang akan diletakkan di dalam ruangan.
Kelima, perhatikan metode pengecatannya. Apakah dengan spray atau kuas. Akan lebih praktis bila menggunakan spray gun atau memang produk tersebut sudah diwadahi dalam semprotan khusus.
Terakhir,lihat tujuan produk tersebut. Apa khusus kayu, besi, tembok, plastik, atau multipurpose (multisurface)? Sebaiknya pilih yang untuk plastik dan multisurface. Kecuali yang lainnya sudah terbukti bisa dipakai untuk plastik (tanya ke penjualnya)
Contoh Merk Cat untuk Pot Bunga dan Harganya
Di atas, sudah saya terangkan merk-merk cat yang bisa digunakan. Intinya, ada cat akrilik atau juga cat enamel paint seperti Orchid Multipurpose.
Saya tak bisa menjelaskan satu-per satu dan harganya. Untuk bahasan ini, nantikan saja artikel berikutnya mengenai jenis cat untuk plastik dan harganya. Karena di atas, barulah contoh saja.
Sampai jumpa di artikel berikutnya!



